Keke Palmer: Dari Pemenang Emmy hingga Instruktur Pilates – Mendemokratisasikan Kesehatan

4

Keke Palmer, aktris multi-tanda hubung, produser, penyanyi, dan sekarang instruktur Pilates bersertifikat, memperluas jangkauannya ke bidang kesehatan. Bintang The Burbs ​​dari Peacock dan pendukung lama kebugaran yang dapat diakses meluncurkan platform baru, Latihan oleh Palmer, dan kolaborasi pakaian aktif dengan Fabletics. Tujuan mengemudinya? Untuk membongkar elitisme yang sering dikaitkan dengan Pilates dan menjadikannya tersedia bagi semua orang.

Dari Intensitas Tinggi ke Dampak Rendah

Perjalanan Palmer ke Pilates dimulai sebagai pencarian olahraga berdampak rendah setelah menjadi ibu. Sebelumnya berdedikasi pada latihan kardio dan kekuatan yang intens, ia menemukan manfaat Pilates sebagai cara yang lebih lembut namun efektif untuk tetap bugar. Ini bukan tentang latihan tanpa henti; ini tentang merasa baik.

“Ini bukan sekedar mencoba untuk kembali bugar dan bunuh diri, tapi lebih pada apa yang membuat saya merasa baik.”

Kekuatan Instruksi yang Dapat Diakses

Palmer memuji instrukturnya – Liana Levi, Bree DeLash, dan Laura Halls – yang telah membentuk pendekatannya. Mereka tidak berpegang pada dogma Pilates yang kaku, melainkan menggabungkan latihan kekuatan dan elemen atletik yang selaras dengannya. Hal ini menginspirasinya untuk mengejar sertifikasi dari ISSA, Polestar Comprehensive, dan BASI. Dedikasi Palmer melampaui kredibilitasnya; dia memandang Pilates sebagai praktik yang terus berkembang.

Langkah ini dilakukan pada saat yang kritis: Pilates, meskipun popularitasnya semakin meningkat, telah lama diganggu oleh eksklusivitas. Tingginya biaya yang harus dikeluarkan oleh kelompok reformis, hambatan budaya, dan lingkungan yang kadang-kadang beracun telah menghalangi banyak orang untuk merasakan manfaatnya. Palmer sengaja menantang status quo ini.

Demokratisasi Kesehatan: Pergeseran Pendekatan

Palmer bertujuan untuk mendorong kelas-kelas yang berisiko rendah dan mudah didekati di mana orang merasa terdorong, bukan tertekan. Dia tidak menginginkan kinerja tingkat ahli; dia ingin orang-orang datang apa adanya dan menikmati prosesnya. Ini lebih dari sekedar kebugaran; ini tentang menjadikan kesehatan inklusif.

“Kesehatan harus menjadi milik semua orang—dan tidak harus sempurna, kesehatan harus menjadi milik Anda.”

Pilates sebagai Gerakan Fungsional

Palmer menekankan tujuan inti Pilates: mobilitas. Berakar pada niat awal Joseph Pilates, pendekatannya berfokus pada penguatan fungsi sehari-hari – mendukung tindakan sederhana seperti bangkit dari kursi atau meraih suatu benda. Ini bukan tentang intensitas yang mencolok; ini tentang meningkatkan cara orang bergerak dalam kehidupan sehari-hari.

Kelas Berbasis Kinerja

Palmer mengisi kelasnya dengan humor dan dorongan, memperlakukannya seperti pertunjukan yang memberikan penyaluran positif. Dia percaya dalam menciptakan ruang di mana orang dapat melepaskan diri, mendapatkan kepercayaan diri, dan menikmati olahraga yang menyenangkan. Ini adalah tentang pelayanan yang nyata, menawarkan sesuatu yang positif di dunia yang sering kali kekurangan hal tersebut.

Pada akhirnya, Palmer melihat peralihannya ke dunia pengajaran sebagai cara untuk berkontribusi langsung terhadap kesejahteraan orang lain, memperkuat perannya sebagai penghibur yang memiliki banyak aspek, dan mendukung kesehatan yang dapat diakses.