Kehidupan pribadi bintang reality TV Taylor Frankie Paul yang penuh gejolak kini meluas ke The Bachelorette. Hubungan masa lalunya dengan Dakota Mortensen, yang ditandai dengan pertikaian rumah tangga, perjuangan melawan kecanduan, dan perjuangan menjadi orang tua bersama, muncul kembali, menimbulkan pertanyaan tentang pemilihan pemeran acara tersebut dan masalah hukum yang sedang berlangsung dari pasangan tersebut. Kasus ini menyoroti pola berbahaya dari konflik berulang dan intervensi polisi.
Hubungannya: Dari Perceraian hingga Perselisihan Rumah Tangga
Paul dan Mortensen mulai berkencan pada Juli 2022, tak lama setelah perceraian Paul dengan Tate Paul. Mereka memiliki seorang putra, Ever, pada Maret 2024, namun hubungan mereka dengan cepat menjadi tidak stabil. Pasangan itu berulang kali putus dan berdamai, termasuk malam sebelum Paul mulai syuting The Bachelorette, seperti yang didokumentasikan dalam serial realitas Kehidupan Rahasia Istri Mormon.
Mortensen, yang memiliki bisnis ubin, memiliki riwayat kecanduan; dia mengungkapkan dalam wawancara podcast tahun 2025 bahwa dia berjuang melawan kecanduan opioid dan fentanil selama bertahun-tahun, mulai dari obat penghilang rasa sakit yang diresepkan hingga heroin setelah cedera olahraga di sekolah menengah. Dia memuji penderitaan istrinya saat mengetahui penggunaan narkoba yang mendorongnya menuju kesadaran.
Investigasi dan Tuduhan KDRT
Pada bulan Maret 2024, Polisi Kota Draper membuka “investigasi penyerangan dalam rumah tangga” yang melibatkan Paul dan Mortensen, dengan tuduhan datang dari kedua belah pihak. Mortensen awalnya mengklaim Paul mencekiknya dan mencuri kalungnya, meski kemudian dia mencabut tuduhan tersebut. Seorang teman sekamar kemudian menghubungi polisi setelah menyaksikan kekerasan lebih lanjut di antara pasangan tersebut.
Paul sebelumnya ditangkap pada tahun 2023 karena diduga melemparkan kursi logam berat saat bertengkar, salah satunya memukul putrinya, Indy. Dia mengaku bersalah atas penyerangan yang diperburuk. Tuduhan baru-baru ini menambah pola meningkatnya konflik fisik.
Status Saat Ini: Mengasuh Bersama di Bawah Ketegangan
Meskipun masalah hukum sedang berlangsung, Paul dan Mortensen berbagi hak asuh atas Ever. Mereka sekarang berkomunikasi secara eksklusif melalui pihak ketiga, dan Paul menyatakan bahwa dia “tidak memiliki kontak” dengan Mortensen karena ketidakmampuan mereka untuk menjadi orang tua bersama secara damai. Perwakilan Mortensen menekankan prioritasnya adalah melindungi putra mereka, dan menyangkal bahwa dia membocorkan rincian penyelidikan kekerasan dalam rumah tangga.
Paul telah mengakui toksisitas hubungan tersebut, mengakui bahwa dia masih memiliki perasaan terhadap Mortensen tetapi mengakui bahwa hubungan itu “tidak berhasil”. Pengaturan pengasuhan bersama mereka telah menyebabkan perselisihan di pengadilan mengenai hak asuh dan dukungan.
Situasi ini menggarisbawahi siklus kekerasan, kecanduan, dan intervensi hukum yang meresahkan. Riwayat pasangan ini menunjukkan ketidakstabilan yang sedang berlangsung, membuat masa depan hubungan pengasuhan bersama mereka menjadi tidak pasti.
