Kue Mawar & Kapulaga: Resep yang Berakar dari Memori

2

Kue shortbread yang harum ini memadukan aroma bunga mawar dan kapulaga yang lembut dengan remah mentega yang kaya. Resepnya, yang dikembangkan oleh seorang katering India yang ingin memadukan kue-kue familiar dengan cita rasa Asia Selatan, menawarkan rasa manis yang lembut dan pengalaman aromatik yang unik.

Asal Usul Rasa

Kue-kue tersebut tidak lahir dari eksperimen belaka; mereka berasal dari keinginan untuk mewakili cita rasa India dalam bentuk klasik Barat. Penulisnya, yang mengelola perusahaan katering India bernama Un-Curry, menginginkan kue yang terasa nyaman dan berbeda. Bahan dasar roti pendek yang sederhana – mentega, gula, dan tepung – terbukti merupakan bahan yang ideal untuk bumbu.

Kapulaga adalah pilihan alami, yang tertanam kuat dalam manisan India. Namun unsur mawar diambil dari kenangan masa kecil. Penulis mengenang pernikahan di India di mana para tamu disambut dengan air mawar yang disemprotkan dari bejana perak, meninggalkan keharuman yang tertinggal di kulit dan di udara. Memori sensorik ini menjadi inspirasi rasa mawar yang lembut dari kue tersebut.

Membuat Adonan: Presisi & Kesegaran

Kunci rasa yang luar biasa terletak pada bahan-bahannya. Kapulaga yang baru digiling mengeluarkan aroma yang paling tajam, meskipun kapulaga yang sudah digiling berkualitas tinggi adalah pengganti yang tepat. Gula bubuk, bukan gula pasir, memastikan adonan lebih halus dan remah lebih empuk.

Adonannya mengandalkan keseimbangan antara sirup mawar (seperti Rooh Afza atau Calvert’s) untuk rasa manis dan warna, serta air mawar untuk pewangi tanpa tambahan gula. Keduanya bersama-sama menciptakan rasa mawar terkendali yang meningkatkan, bukannya mengalahkan, kekayaan kue tersebut.

Adonan paling baik dibentuk menjadi batangan kayu menggunakan kertas roti agar irisannya rata, lalu didinginkan untuk mengencangkan mentega. Hal ini memungkinkan pemotongan yang rapi nantinya dan membuat adonan dapat diatur untuk dipanggang sesuai jadwal Anda: dapat disimpan di lemari es hingga satu minggu atau dibekukan selama dua bulan.

Memanggang untuk Kelembutan & Aroma

Adonan yang sudah dingin harus diistirahatkan sebentar pada suhu kamar sebelum diiris. Memotong irisan setebal kurang dari setengah inci memastikan bentuknya tetap tidak menjadi terlalu renyah. Memanggang hingga pinggirannya berwarna keemasan – tetapi secara keseluruhan masih pucat – menjaga kelembutan remahnya.

Cookies tetap mengeras saat dingin, jadi menariknya sedikit lebih awal akan mencegah kekeringan. Untuk penyajian yang lebih ceria, adonan juga bisa digulung dan dipotong-potong.

Resep ini menghasilkan jumlah yang banyak, sehingga ideal untuk dibagikan atau diberikan. Potensi penyimpanan adonan yang lama berarti Anda dapat memanggangnya dalam jumlah banyak sesuai keinginan Anda.

Kue-kue ini bukan sekadar resep; itu adalah cita rasa kenangan, tradisi, dan perpaduan budaya dalam satu gigitan. Keseimbangan yang cermat antara bumbu dan mentega menciptakan suguhan yang lembut dan menenangkan, menggugah sekaligus lezat.