Jackman dan Foster Menunda Rencana Pernikahan Karena Kekhawatiran Keluarga

12

Hugh Jackman dan Sutton Foster dikabarkan menunda rencana pernikahan mereka karena pertimbangan untuk anak mereka. Meskipun pasangan tersebut berkomitmen untuk menikah, sumber menunjukkan bahwa kedua aktor ingin melanjutkan dengan menghormati keluarga mereka dan memastikan transisi yang lancar bagi semua pihak yang terlibat.

Kesejahteraan Anak Menjadi Prioritas

Penundaan ini berasal dari keinginan untuk tidak mengganggu kehidupan dan kesejahteraan emosional anak-anak. Jackman memiliki dua anak adopsi, Oscar dan Ava, dari pernikahan sebelumnya dengan Deborra-Lee Furness, sementara Foster mengadopsi putrinya Emily pada tahun 2017. Orang dalam berpendapat bahwa anak-anak Jackman “melindungi ibu mereka”, dan dia ingin menghormati sentimen tersebut.

Foster juga ingin putrinya merasa nyaman dengan hubungan tersebut sebelum melanjutkan rencana pernikahan. Kabarnya kedua bintang tersebut lebih memilih perayaan dengan dukungan penuh keluarga dibandingkan kawin lari.

Garis Waktu Hubungan: Dari Broadway hingga Karpet Merah

Hubungan Jackman dan Foster muncul ke publik pada akhir tahun 2024, menyusul tuduhan perselingkuhan saat mereka bersama di The Music Man Broadway. Laporan menunjukkan bahwa perselingkuhan tersebut merupakan faktor penyebab perceraian Jackman dari Furness, dan sumber mengklaim Furness “terbutakan” oleh penemuan tersebut.

Meskipun menjaga profil pribadi, pasangan ini melakukan debut karpet merah mereka pada bulan Oktober 2025, menegaskan komitmen berkelanjutan mereka.

Mengapa Ini Penting

Situasi ini menyoroti kompleksitas keluarga campuran modern. Kehati-hatian para aktor menunjukkan bagaimana perceraian tingkat tinggi dan hubungan baru dapat membebani dinamika keluarga, terutama bagi anak-anak. Penundaan rencana pernikahan ini menggarisbawahi tren yang berkembang di kalangan selebriti yang memprioritaskan stabilitas emosional dibandingkan tontonan publik.

Pendekatan pasangan ini menunjukkan bahwa bahkan dalam industri hiburan, pertimbangan keluarga sering kali lebih besar daripada tekanan untuk terburu-buru menghadiri peristiwa besar dalam hidup. Keputusan mereka untuk menunggu mencerminkan keinginan akan persatuan yang harmonis, dibangun atas dasar rasa saling menghormati dan kesejahteraan orang yang mereka cintai.