Komunitas Houston terguncang oleh kematian tragis Thy Mitchell, 39, dan dua anaknya yang masih kecil, Maya, 8, dan Max, 4, yang ditemukan tewas di rumah mereka pada hari Senin. Polisi telah mengidentifikasi insiden tersebut sebagai pembunuhan-bunuh diri, dan suami dan ayah korban, Matthew Mitchell, 52, juga ditemukan tewas di tempat kejadian.
Thy dan Matthew Mitchell terkenal di kancah kuliner lokal sebagai pemilik dua restoran populer: Traveler’s Cart dan Traveler’s Table. Bisnis mereka mendapatkan pengakuan nasional ketika ditampilkan di Diners, Drive-Ins, dan Dives Food Network, dan koki eksekutif mereka, Stanton Bundy, muncul di Beat Bobby Flay.
Зміст
Insiden tersebut
Petugas Departemen Kepolisian Houston menanggapi pemeriksaan kesejahteraan di kediaman keluarga tersebut pada hari Senin setelah keluarga Mitchell tidak terlihat atau terdengar kabarnya sejak malam sebelumnya. Saat memasuki rumah, petugas menemukan keempat anggota keluarga telah meninggal.
Menurut departemen kepolisian, bukti di tempat kejadian menunjukkan bahwa Matthew Mitchell menembak istri dan dua anaknya sebelum mengarahkan senjatanya ke dirinya sendiri.
“Bukti di lokasi kejadian menunjukkan bahwa kejadian tersebut adalah pembunuhan-bunuh diri dimana laki-laki tersebut menembak ketiga korban dan kemudian menembak dirinya sendiri,” kata polisi dalam rilis resminya.
Keluarga yang Berduka
Adik perempuan Thy Mitchell mengonfirmasi identitas para korban dalam postingan Facebook yang emosional, meminta privasi saat keluarga memproses kehilangan mereka.
“Kami sedih mengetahui bahwa saudara perempuan saya, Engkau, dan anak-anak tercintanya, Maya dan Max, meninggal dunia tadi malam,” tulis saudara perempuannya. “Keluarga kami sangat berduka dan meminta privasi selama masa yang sangat sulit ini. Pengaturan pemakaman akan dibagikan jika tersedia.”
Teman dan kolega juga mulai berbagi penghormatan. Seorang teman dekat dan humas menggambarkan Thy sebagai “ibu dan wanita bisnis yang setia” yang selalu mencari petualangan baru.
“Dia adalah teman yang baik,” demikian bunyi penghormatan tersebut. “Kami benar-benar hancur dan patah hati jutaan kali lagi.”
Restoran Tetap Buka Di Tengah Tragedi
Meskipun mengalami kehilangan pribadi yang sangat besar, Traveler’s Table dan Traveler’s Cart tetap terbuka untuk umum. Dalam pernyataan yang diunggah ke Facebook, restoran tersebut mengucapkan terima kasih kepada para stafnya, yang terus berupaya melewati krisis ini untuk melayani komunitas mereka.
“Kami ingin mengucapkan terima kasih kepada staf setia kami, yang telah hadir dan bekerja melalui situasi sulit ini, memastikan bahwa kami terus melayani komunitas kami,” kata perusahaan tersebut.
Kesimpulan
Hilangnya keluarga Mitchell secara tiba-tiba menyoroti dampak buruk dari kekerasan dalam rumah tangga dan krisis kesehatan mental. Saat komunitas Houston berduka atas kematian Thy, Maya, dan Max, ketangguhan staf restoran setempat merupakan bukti sistem pendukung yang tetap ada selama masa tragedi besar.
